Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung. (Mazmur 40:6)
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yohanes 14:27)
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, (Lukas 1:46-47)
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. (Efesus 6:8)
O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:33-34)
Minggu, 07 November 2010
Sabtu, 06 November 2010
Allah, kota benteng kita
Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu: Alamot. Nyanyian.
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut;
sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela
Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai.
Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi.
Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang, Ia memperdengarkan suara-Nya, dan bumipun hancur.
TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela
Pergilah, pandanglah pekerjaan TUHAN, yang mengadakan pemusnahan di bumi,
yang menghentikan peperangan sampai ke ujung bumi, yang mematahkan busur panah, menumpulkan tombak, membakar kereta-kereta perang dengan api!
"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"
TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela
(Mazmur 46:1-12)
Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut;
sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela
Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai.
Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi.
Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang, Ia memperdengarkan suara-Nya, dan bumipun hancur.
TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela
Pergilah, pandanglah pekerjaan TUHAN, yang mengadakan pemusnahan di bumi,
yang menghentikan peperangan sampai ke ujung bumi, yang mematahkan busur panah, menumpulkan tombak, membakar kereta-kereta perang dengan api!
"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"
TUHAN semesta alam menyertai kita, kota benteng kita ialah Allah Yakub. Sela
(Mazmur 46:1-12)
Jumat, 05 November 2010
Amsal-amsal orang bijak (II)
Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu! (Amsal 23:1)
Jangan makan roti orang yang kikir, jangan ingin akan makanannya yang lezat.
Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. "Silakan makan dan minum," katanya kepadamu, tetapi ia tidak tulus hati terhadapmu. (Amsal 23:6-7)
Jangan berbicara di telinga orang bebal, sebab ia akan meremehkan kata-katamu yang bijak. (Amsal 23:9)
Arahkanlah perhatianmu kepada didikan, dan telingamu kepada kata-kata pengetahuan. (Amsal 23:12)
Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. (Amsal 23:17)
Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. (Amsal 23:18)
Janganlah engkau ada di antara peminum anggur dan pelahap daging. (Amsal 23:20)
Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua. (Amsal 23:22)
Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian. (Amsal 23:23)
Karena perempuan jalang adalah lobang yang dalam, dan perempuan asing adalah sumur yang sempit. (Amsal 23:27)
Bahkan, seperti penyamun ia menghadang, dan memperbanyak pengkhianat di antara manusia. (Amsal 23:28)
Siapa mengaduh? Siapa mengeluh? Siapa bertengkar? Siapa berkeluh kesah? Siapa mendapat cidera tanpa sebab? Siapa merah matanya? (Amsal 23:29)
Yakni mereka yang duduk dengan anggur sampai jauh malam, mereka yang datang mengecap anggur campuran. (Amsal 23:30)
Jangan melihat kepada anggur, kalau merah menarik warnanya, dan mengilau dalam cawan, yang mengalir masuk dengan nikmat, (Amsal 23:31)
tetapi kemudian memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti beludak. (Amsal 23:32)
Lalu matamu akan melihat hal-hal yang aneh, dan hatimu mengucapkan kata-kata yang kacau. (Amsal 23:33)
Engkau seperti orang di tengah ombak laut, seperti orang di atas tiang kapal. (Amsal 23:34)
Engkau akan berkata: "Orang memukul aku, tetapi aku tidak merasa sakit. Orang memalu aku, tetapi tidak kurasa. Bilakah aku siuman? Aku akan mencari anggur lagi." (Amsal 23:35)
Jangan makan roti orang yang kikir, jangan ingin akan makanannya yang lezat.
Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. "Silakan makan dan minum," katanya kepadamu, tetapi ia tidak tulus hati terhadapmu. (Amsal 23:6-7)
Jangan berbicara di telinga orang bebal, sebab ia akan meremehkan kata-katamu yang bijak. (Amsal 23:9)
Arahkanlah perhatianmu kepada didikan, dan telingamu kepada kata-kata pengetahuan. (Amsal 23:12)
Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. (Amsal 23:17)
Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. (Amsal 23:18)
Janganlah engkau ada di antara peminum anggur dan pelahap daging. (Amsal 23:20)
Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua. (Amsal 23:22)
Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian. (Amsal 23:23)
Karena perempuan jalang adalah lobang yang dalam, dan perempuan asing adalah sumur yang sempit. (Amsal 23:27)
Bahkan, seperti penyamun ia menghadang, dan memperbanyak pengkhianat di antara manusia. (Amsal 23:28)
Siapa mengaduh? Siapa mengeluh? Siapa bertengkar? Siapa berkeluh kesah? Siapa mendapat cidera tanpa sebab? Siapa merah matanya? (Amsal 23:29)
Yakni mereka yang duduk dengan anggur sampai jauh malam, mereka yang datang mengecap anggur campuran. (Amsal 23:30)
Jangan melihat kepada anggur, kalau merah menarik warnanya, dan mengilau dalam cawan, yang mengalir masuk dengan nikmat, (Amsal 23:31)
tetapi kemudian memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti beludak. (Amsal 23:32)
Lalu matamu akan melihat hal-hal yang aneh, dan hatimu mengucapkan kata-kata yang kacau. (Amsal 23:33)
Engkau seperti orang di tengah ombak laut, seperti orang di atas tiang kapal. (Amsal 23:34)
Engkau akan berkata: "Orang memukul aku, tetapi aku tidak merasa sakit. Orang memalu aku, tetapi tidak kurasa. Bilakah aku siuman? Aku akan mencari anggur lagi." (Amsal 23:35)
Kamis, 04 November 2010
Amsal-amsal orang bijak (I)
Janganlah merampasi orang lemah, karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang yang berkesusahan di pintu gerbang. Sebab TUHAN membela perkara mereka, dan mengambil nyawa orang yang merampasi mereka. (Amsal 22:22-23)
Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri. (Amsal 22:24-25)
Jangan engkau termasuk orang yang membuat persetujuan, dan yang menjadi penanggung hutang. (Amsal 22:26)
Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar, jangan bergaul dengan seorang pemarah, supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunya dan memasang jerat bagi dirimu sendiri. (Amsal 22:24-25)
Jangan engkau termasuk orang yang membuat persetujuan, dan yang menjadi penanggung hutang. (Amsal 22:26)
Rabu, 03 November 2010
Percayalah kepada Tuhan!
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (Yeremia 17:7)
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. (Yeremia 17:8)
kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? (Mazmur 56:5)
Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. (Mazmur 25:12)
Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka. (Mazmur 34:8)
Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. (Mazmur 115:11)
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. (Yeremia 17:8)
kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? (Mazmur 56:5)
Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. (Mazmur 25:12)
Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka. (Mazmur 34:8)
Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! --Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. (Mazmur 115:11)
Selasa, 02 November 2010
Beberapa amsal Salomo (XIII)
Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. (Amsal 22:1)
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. (Amsal 22:6)
Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana, dan tongkat amarahnya akan habis binasa. (Amsal 22:8)
Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin. (Amsal 22:9)
Mata TUHAN menjaga pengetahuan, tetapi Ia membatalkan perkataan si pengkhianat. (Amsal 22:12)
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. (Amsal 22:6)
Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana, dan tongkat amarahnya akan habis binasa. (Amsal 22:8)
Orang yang baik hati akan diberkati, karena ia membagi rezekinya dengan si miskin. (Amsal 22:9)
Mata TUHAN menjaga pengetahuan, tetapi Ia membatalkan perkataan si pengkhianat. (Amsal 22:12)
Senin, 01 November 2010
Beberapa amsal Salomo (XII)
Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati. (Amsal 21:2)
Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban. (Amsal 21:3)
Hati orang fasik mengingini kejahatan dan ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya. (Amsal 21:10)
Orang yang suka bersenang-senang akan berkekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya. (Amsal 21:17)
Lebih baik tinggal di padang gurun dari pada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah. (Amsal 21:19)
Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya. (Amsal 21:20)
Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran. (Amsal 21:23)
Orang yang kurang ajar dan sombong pencemooh namanya, ia berlaku dengan keangkuhan yang tak terhingga. (Amsal 21:24)
Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja. (Amsal 21:25)
Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN. (Amsal 21:30)
Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban. (Amsal 21:3)
Hati orang fasik mengingini kejahatan dan ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya. (Amsal 21:10)
Orang yang suka bersenang-senang akan berkekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya. (Amsal 21:17)
Lebih baik tinggal di padang gurun dari pada tinggal dengan perempuan yang suka bertengkar dan pemarah. (Amsal 21:19)
Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya. (Amsal 21:20)
Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran. (Amsal 21:23)
Orang yang kurang ajar dan sombong pencemooh namanya, ia berlaku dengan keangkuhan yang tak terhingga. (Amsal 21:24)
Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja. (Amsal 21:25)
Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN. (Amsal 21:30)
Langganan:
Postingan (Atom)